18 Atlet Akuatik Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026, Pelatnas Dimulai 1 Maret

Jakarta – Federasi Akuatik Indonesia segera melaksanakan langkah strategis menjelang Asian Games 2026. Sebanyak 18 atlet akuatik Indonesia dipilih untuk menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) yang dijadwalkan dimulai pada 1 Maret 2026.
Keputusan untuk memulai Pelatnas ini merupakan hasil dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuatik Indonesia 2026 yang berlangsung di Jakarta. Persiapan awal ini dianggap sangat penting, mengingat cabang olahraga akuatik Indonesia berupaya menghentikan penantian panjang untuk meraih medali di Asian Games, yang telah berlangsung selama beberapa dekade.
Wakil Ketua Umum Pembinaan Prestasi PB Akuatik Indonesia, Wisnu Wardhana, menyampaikan bahwa program Pelatnas akan segera dilaksanakan setelah evaluasi bersama pemangku kepentingan olahraga nasional selesai dilakukan.
“Rencananya, Pelatnas akan dimulai pada 1 Maret. Jadi, kita akan mulai persiapan pada tanggal tersebut,” ungkap Wisnu kepada wartawan setelah penutupan Rakernas di Menteng, Jakarta, pada 28 Februari 2026.
Wisnu menjelaskan bahwa pemilihan atlet untuk Pelatnas tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan hasil kompetisi internasional yang telah diikuti selama siklus pembinaan terakhir. Beberapa ajang penting yang menjadi acuan termasuk Asian Youth Games, Islamic Games, SEA Games, dan IOAC.
“Seleksi atlet dilakukan melalui berbagai kejuaraan, seperti Asian Youth Games, Islamic Games yang diadakan pada November lalu, SEA Games, dan IOAC,” tambahnya.
Dari proses seleksi tersebut, federasi mengusulkan total 18 atlet sebagai tim inti akuatik untuk Asian Games 2026.
“Kita mengusulkan 18 atlet,” tegas Wisnu.
Tak hanya mengandalkan Pelatnas di dalam negeri, Akuatik Indonesia juga menyiapkan program uji tanding internasional guna meningkatkan kemampuan dan daya saing para atlet. Amerika Serikat menjadi salah satu destinasi utama untuk try out, mengingat negara tersebut memiliki sistem pelatihan renang yang sangat baik.
“Tentu ada program try out. Kita juga berencana untuk melakukan try out ke Amerika,” jelas Wisnu.
Program tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada pertengahan tahun, sehingga tidak mengganggu waktu belajar para atlet yang masih berstatus pelajar.
“Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung pada bulan Juni hingga Juli, saat liburan sekolah,” katanya.
Langkah cepat dalam memulai Pelatnas dan mengirimkan atlet ke luar negeri merupakan bagian dari strategi besar Akuatik Indonesia untuk menghadapi Asian Games 2026. Federasi melihat bahwa momen pembinaan saat ini adalah kesempatan berharga untuk mengangkat kembali prestasi akuatik Indonesia di tingkat Asia.
