OTK Serang Mahasiswa di Gerbang Kampus UNM dengan Bom Molotov, Dua Korban Terluka

Kasus dugaan teror yang melibatkan orang tidak dikenal (OTK) terjadi di area pintu gerbang Universitas Negeri Makassar (UNM) di Sulawesi Selatan. Dalam insiden ini, dua mahasiswa menjadi korban akibat lemparan bom molotov yang mengakibatkan mereka mengalami luka-luka. Penyelidikan oleh pihak kepolisian saat ini sedang berlangsung untuk mengungkap pelaku di balik tindakan keji ini.
Kapolsek Rappocini, Komisaris Polisi Ismail, memberikan keterangan bahwa pihaknya masih dalam tahap penyelidikan. Ia berharap dalam waktu dekat dapat menemukan titik terang dari kasus ini. “Kami terus mengembangkan informasi yang ada untuk mengidentifikasi pelaku,” ungkapnya pada Jumat, 13 Maret 2026.
Peristiwa tersebut berlangsung pada Rabu, 11 Maret sekitar pukul 03.22 WITA. Kedua mahasiswa yang menjadi korban mengalami luka akibat percikan api yang dihasilkan dari bom molotov yang dilemparkan ke arah mereka.
Kedua korban diketahui berinisial MN (21) dan seorang teman yang juga berusia 21 tahun. Saat ini, mereka sedang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk memulihkan kondisi kesehatan mereka setelah insiden tersebut.
“Korban sudah dirawat di rumah sakit, dan penyidik juga telah menginterogasi beberapa saksi terkait kejadian ini. Kami juga mengumpulkan berbagai bukti, termasuk rekaman dari kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian,” jelas Kapolsek Ismail.
Sebelum insiden penyerangan terjadi, kedua mahasiswa tersebut sedang dalam perjalanan untuk berbelanja di warung. Ketika mereka keluar kampus, mereka secara tidak sengaja bertemu dengan sekelompok orang yang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor dan masuk ke dalam area kampus. Para pelaku diduga saling berboncengan di atas motor mereka.
Dugaan kuat muncul bahwa penyerangan ini telah direncanakan sebelumnya. Sebagian dari para pelaku nampak menunggu di luar kampus di Jalan Andi Pangeran Pettarani, sementara yang lainnya masuk ke dalam kampus dan langsung menyerang mahasiswa.
Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan momen ketika para pelaku mengendarai sepeda motor dan melemparkan bom molotov ke arah korban yang hendak keluar dari gerbang kampus. Setelah melakukan aksinya, mereka langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.




