depo qris
berita

AS dan Israel Siap Luncurkan Serangan ke Iran Sebelum Negosiasi Nuklir Dimulai

Amerika Serikat (AS) dan Israel telah sepakat mengenai waktu untuk melakukan serangan terhadap Iran, yang direncanakan akan dilaksanakan seminggu sebelum dimulainya perundingan nuklir antara AS dan Iran di Jenewa, sebagaimana dilaporkan oleh sejumlah pejabat pemerintah AS.

Kesepakatan ini menetapkan hari Sabtu sebagai waktu pelaksanaan serangan, yang akan bertepatan dengan pertemuan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta para pembantu seniornya di kompleks pemerintahan, menurut laporan yang dirilis pada hari Minggu.

Jared Kushner, yang merupakan menantu dari mantan Presiden AS Donald Trump, bersama utusan khusus AS, Steve Witkoff, menilai bahwa peluang perundingan di Jenewa untuk mencapai kesepakatan adalah kecil. Meskipun demikian, mereka tetap memutuskan untuk hadir guna menjaga citra diplomasi di hadapan pejabat Iran.

Dalam pertemuan tersebut, Kushner dan Witkoff menghubungi Wakil Presiden AS JD Vance. Mereka menyampaikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua pihak yang belum ditemukan solusinya, seperti yang diungkapkan dalam laporan tersebut.

Putaran ketiga dari perundingan antara AS dan Iran mengenai program nuklir Teheran berakhir pada malam Kamis di Jenewa. Pada hari Sabtu, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke beberapa lokasi di Iran, termasuk di Teheran.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerugian yang signifikan serta jatuhnya korban di kalangan sipil. Media pemerintah Iran melaporkan bahwa Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas akibat serangan yang terjadi.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS yang berada di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Indonesia telah menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan mengutamakan penyelesaian melalui jalur diplomasi dalam menghadapi eskalasi konflik di Timur Tengah.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan kesiapan negara untuk berperan sebagai mediator dalam mendorong dialog antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Related Articles

Back to top button