Para penggugat mencari status gugatan kelas dan kerugian yang tidak ditentukan, berdasarkan pengajuan pada Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California.
“Facebook menghadapi ancaman eksistensial dari aplikasi mobile, dan ketika bisa merespons dengan bersaing berdasarkan keunggulan, justru memilih untuk menggunakan kekuatannya untuk sengaja menghapus pesaingnya,” ujar Yavar Bathaee, mitra di firma hukum Pierce Bainbridge dan penasihat utama dalam kasus ini.
Selanjutnya, pengajuan ini merupakan eskalasi dari pertempuran Facebook dengan pengembang aplikasi kecil yang telah membangun perusahaan berdasarkan akses ke data penggunanya. Facebook memutus akses untuk beberapa aplikasi sejak 2012, sementara masih mengizinkan akses untuk yang lainnya.
Di sisi lain, ribuan halaman email internal yang merugikan telah muncul dari gugatan serupa yang diajukan oleh Six4Three, pengembang aplikasi foto bikini yang kini sudah ditutup. Facebook telah mendeskripsikan kasus Six4Three sebagai tanpa dasar.
Facebook belum merespon permintaan komentar mengenai gugatan terbaru ini.
Namun demikian, jaringan sosial ini juga menghadapi berbagai investigasi tentang kemungkinan pelanggaran anti-trust oleh regulator di seluruh dunia.

