Setelah mendapatkan sejumlah kritik dari para penggunanya, Google mengumumkan melalui Twitter bahwa mereka akan menguji lebih banyak variasi dan perubahan pada hasil pencarian desktop.
Pekan lalu, Google memperkenalkan desain baru untuk pencarian desktop yang menambahkan ‘favicon’ pada setiap hasil pencarian, yang ternyata tidak disambut baik oleh pengguna.
‘Favicon’, yang juga dikenal sebagai ikon pintasan, ikon situs web, ikon tab, ikon URL, atau ikon bookmark, adalah file yang berisi satu atau lebih ikon kecil yang terasosiasi dengan situs web atau halaman tertentu.
Dalam sebuah cuitan, Google menyatakan bahwa mereka telah mendengar masukan dari pengguna.
“Pekan lalu kami memperbarui tampilan Pencarian di desktop agar serupa dengan yang ada di mobile selama beberapa bulan terakhir. Kami telah mendengar masukan Anda tentang pembaruan ini. Kami selalu ingin membuat Pencarian menjadi lebih baik, jadi kami akan bereksperimen dengan penempatan baru untuk favicon,” demikian pernyataan dari perusahaan teknologi tersebut pada Jumat malam.
“Eksperimen kami akan dimulai hari ini. Selama beberapa minggu ke depan saat kami melakukan pengujian, beberapa pengguna mungkin tidak akan melihat favicon sementara yang lain mungkin melihatnya di tempat yang berbeda saat kami berupaya menghadirkan tampilan modern pada Pencarian desktop,” tambah Google.
Di sisi lain, tidak hanya para ahli SEO dan SEM, tetapi juga lebih banyak pencari dan pengguna Google yang mengkritik perubahan pada Pencarian desktop.
“Pengujian awal kami pada desain untuk desktop menunjukkan hasil positif. Namun, kami menghargai masukan dan rasa percaya yang diberikan orang-orang kepada Google, dan kami berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman ini,” kata Google.
Selanjutnya, para penerbit web juga mengungkapkan bahwa mereka menyukai ikon merek mereka di halaman hasil pencarian. Kami sedang bereksperimen dengan perubahan pada favicon desktop saat ini, dan akan terus melakukan iterasi pada desain tersebut seiring waktu,” tambahnya.

