Honor Luncurkan Robot Humanoid dan Teknologi Baterai Blade di MWC 2026; Peluncuran Robot Phone Dikonfirmasi pada 2026

Pernahkah Anda membayangkan robot humanoid yang bisa berfungsi sebagai smartphone? Kilauan teknologi masa depan ini bukan lagi impian, berkat Honor. Pada acara Mobile World Congress (MWC) 2026, Honor memamerkan seri konsep luar biasa yang melampaui batas smartphone tradisional. Diantaranya adalah “Honor Humanoid Robot”, prototipe robot humanoid yang merupakan bagian dari dorongan AI mereka, dan baterai Blade baru yang dirancang khusus untuk perangkat lipat.
Fitur Andalan Robot Telepon Honor: Kamera Gimbal 200 Megapiksel
Salah satu produk yang mencuri perhatian dalam acara ini adalah Robot Telepon. Pertama kali diperkenalkan pada Oktober 2025, robot ini dibangun berdasarkan Honor Magic V6. Dilengkapi dengan kamera 200 megapiksel yang terintegrasi dengan apa yang Honor sebut sebagai gimbal mekanis tiga sumbu pertama di industri dalam tubuh smartphone.
Menurut merk tersebut, sistem ini didukung oleh struktur empat derajat kebebasan kompak yang diaktifkan oleh motor mikro kustom. Ukurannya diklaim 70 persen lebih kecil dibandingkan dengan solusi konvensional. Honor menyatakan bahwa tingkat miniaturisasi ini memungkinkan kontrol gerakan tingkat robot masuk dalam chassis smartphone standar yang dibangun menggunakan bahan berkekuatan tinggi 2800MPa yang dirancang dengan presisi. Gimbal mekanis ini diiklankan untuk memungkinkan stabilisasi lanjutan, menjanjikan pengambilan gambar yang lebih mulus dalam skenario penembakan dinamis.
Selanjutnya, Robot Telepon Honor juga dilengkapi dengan kemampuan kamera yang didukung oleh AI. Sebagai contoh, pelacakan objek AI memungkinkan kamera untuk mengunci dan mengikuti subjek secara real time. Sementara itu, fitur SpinShot AI memungkinkan rotasi 90 derajat dan 180 derajat yang terkendali untuk transisi sinematik.
Ada juga alat pemotretan agentic. Honor mengatakan telah bermitra dengan produsen peralatan film motion picture Jerman ARRI untuk mengintegrasikan keahlian sinema profesional ke dalam solusi pengambilan gambar seluler mereka. Menurut merk tersebut, Robot Telepon Honor akan diluncurkan secara komersial pada paruh kedua tahun 2026, meskipun ketersediaan awalnya akan terbatas di China. Harga belum diumumkan.
Persembahan Perdana Honor: Peluncuran Robot Humanoid Pertama
Pada acara yang sama, Honor memperkenalkan robot humanoid pertamanya. Honor menegaskan bahwa robot-robot yang mereka ciptakan dirancang khusus untuk lingkungan konsumen, berbeda dengan perusahaan lain yang lebih berfokus pada lingkungan industri. Menurut perusahaan, robot-robot mereka akan berfokus pada tiga skenario utama — membantu belanja, inspeksi tempat kerja, dan teman pendamping yang mendukung.
Di sisi lain, Robot Humanoid Honor diperkenalkan bersamaan dengan Robot Telepon pada MWC 2026. Honor menekankan bahwa pengalaman mereka dalam mengembangkan smartphone dan perangkat terhubung memberi mereka pemahaman mendalam tentang perilaku pengguna. Kontinuitas ekosistem ini, menurut merk, akan membantu perangkat AI berwujud di masa depan untuk mengenali pengguna, memahami mereka, dan menawarkan bantuan fisik yang dipersonalisasi sejak interaksi pertama.
Tak hanya itu, selama acara tersebut, robot humanoid menampilkan serangkaian gerakan dan pose yang dikontrol dari jarak jauh di depan penonton. Namun, Honor belum mengungkapkan spesifikasi, harga, atau jadwal produksi komersialnya.
Teknologi Baterai Blade Berbasis Silicon-Carbon oleh Honor untuk Robot Humanoid
Sebagai penutup, Honor menampilkan teknologi Baterai Blade berbasis Silicon-Carbon yang dirancang khusus untuk smartphone lipat. Menurut perusahaan, baterai ini meningkatkan kandungan silikon hingga 32 persen, yang memungkinkan kepadatan energi lebih dari 900Wh/L. Baterai Blade diklaim ditujukan untuk smartphone lipat masa depan yang mungkin memiliki kapasitas 7.000mAh dan lebih, sementara tetap mempertahankan profil yang ramping.
Dalam demonstrasinya, Honor menyoroti keunggulan kelembutan dan daya tahan baterai ini dengan demonstrasi visual yang menampilkan pemegang rekor dunia Guinness, Rick Smith Jr., yang melemparkan kartu remi yang berputar di udara. Klip tersebut kemudian menggambarkan bahwa “kartu” tersebut sebenarnya adalah baterai yang sangat tipis itu sendiri.
Namun demikian, teknologi ini hanya ditampilkan sebagai pratinjau teknologi, dan tidak ada detail konkret tentang produksinya yang diumumkan.




