Berita NasionalBerita UtamaSains & Luar Angkasa

Jupiter Mulai Bergerak Secara Langsung pada Maret, Gas Raksasa Capai Puncak Visibilitas untuk Pengamat Langit 2026

Apakah Anda penikmat fenomena langit atau hanya penasaran tentang pergerakan planet? Jika ya, bersiaplah untuk menyaksikan fenomena luar biasa pada Maret 2026 ketika Jupiter, gas raksasa di tata surya kita, bergerak secara langsung dalam apa yang dikenal sebagai “Direct Motion Jupiter 2026”. Sebuah ilusi optik yang menakjubkan dimana Jupiter tampak bergerak mundur, sebelum kembali melanjutkan pergerakan normalnya ke arah timur melalui konstelasi Gemini.

Alasan di Balik Fenomena Jupiter Tampak Bergerak Mundur: Memahami Gerak Langsung Jupiter 2026

Sesuai dengan pandangan umum, Jupiter biasanya bergerak ke arah timur melalui bintang-bintang dalam gerakan yang disebut “prograde”. Namun, di dekat posisi lawan, planet ini tampaknya berbalik arah. Gerakan mundur ini hanyalah ilusi yang disebabkan oleh perspektif Bumi. Sebab, Bumi bergerak lebih cepat daripada Jupiter, sehingga pada akhirnya Bumi akan melampaui raksasa gas ini.

Bagian berikutnya menjelaskan lebih lanjut tentang fenomena ini. Ketika Bumi berada di antara Jupiter dan Matahari, Jupiter tampak melambat, berhenti, dan kemudian melayang ke arah barat untuk sementara waktu. Siklus retrograde Jupiter yang dimulai pada November 2025 diharapkan akan berakhir sekitar tanggal 10 Maret 2026. Fenomena ini dikenal sebagai “Direct Motion Jupiter 2026”.

Panduan Pengamatan Gerakan Langsung Jupiter pada Maret 2026

Selanjutnya, kita akan membahas tentang bagaimana cara memantau pergerakan langsung Jupiter. Jupiter akan tampak di langit malam. Planet raksasa ini sangat terang dengan magnitudo -2.3. Setelah matahari terbenam, para pengamat dapat mencari ke arah selatan untuk menemukan posisi Jupiter di langit yang tinggi dalam rasi bintang Gemini, di dekat dua bintang yang dikenal sebagai Castor dan Pollux. Jupiter akan tampak seperti “berlian” yang cemerlang di antara dua bintang tersebut. Bahkan melalui teropong, piringan Jupiter, bersama dengan empat bulan besar yang ditemukan oleh Galileo, dapat diamati.

Namun demikian, dengan teleskop kecil, Anda bisa melihat jalur awan Jupiter. Jupiter akan tampak di langit dari senja hingga hampir fajar. Pada tanggal 25-26 Maret, bulan sabit yang membesar akan berada di dekat Jupiter di langit.

Related Articles

Back to top button