Laporan Kebahagiaan Dunia 2026: Penggunaan Media Sosial Intensif Berkaitan dengan Kepuasan Hidup Rendah di Kalangan Remaja

Apakah Anda pernah berpikir bahwa “Social Media Use and Life Satisfaction Among Teenagers” bisa saling terkait? Menurut Laporan Kebahagiaan Dunia 2026, penggunaan media sosial secara intensif dapat berkolerasi dengan tingkat kepuasan hidup yang rendah di kalangan remaja. Laporan ini dihasilkan dari analisis data diri lebih dari 270.000 siswa berusia 15 hingga 16 tahun di 47 negara. Jadi, bagaimana kaitannya antara waktu yang dihabiskan remaja di platform media sosial dengan kepuasan hidup mereka? Mari kita telusuri lebih lanjut.
Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Kepuasan Hidup Remaja: Studi Global Membuka Tabir Negatifnya
Menurut sebuah studi, di kalangan perempuan, mereka yang menghabiskan kurang dari satu jam sehari di media sosial melaporkan tingkat kepuasan hidup tertinggi, dan skor tersebut menurun seiring bertambahnya waktu penggunaan. Perempuan yang menghabiskan lebih dari lima hingga tujuh jam sehari di media sosial memiliki kemungkinan besar untuk melaporkan kepuasan hidup rendah dibandingkan dengan pengguna ringan.
Selanjutnya, di kalangan laki-laki, di Eropa Barat dan negara-negara berbahasa Inggris, pengguna ringan melaporkan tingkat kepuasan hidup lebih tinggi dibandingkan dengan pengguna berat, sementara di wilayah lain perbedaannya kurang jelas. Di berbagai wilayah, pengguna berat dan non-pengguna lebih mungkin melaporkan kepuasan hidup yang sangat tinggi atau sangat rendah, menunjukkan variasi yang lebih luas dalam tingkat kepuasan mereka terhadap hidup mereka.
Studi ini didasarkan pada respons yang dilaporkan sendiri oleh siswa, di mana mereka diminta untuk memperkirakan waktu harian mereka yang dihabiskan untuk menjelajahi jaringan sosial dan menilai sejauh mana mereka puas dengan hidup mereka dalam skala nol hingga 10. Kepuasan hidup rendah didefinisikan sebagai skor antara nol dan empat, sementara skor 10 menunjukkan kepuasan penuh.
Di sisi lain, pengguna berat juga lebih mungkin melaporkan kepuasan hidup rendah. Di Eropa Barat, perempuan yang merupakan pengguna berat 63 persen lebih mungkin melaporkan kepuasan hidup rendah dibandingkan pengguna ringan. Di antara laki-laki di wilayah yang sama, pengguna berat 84 persen lebih mungkin melaporkan kepuasan rendah. Tren serupa diamati di Asia dan Eropa Tengah dan Timur.
Temuan juga menunjukkan bahwa sebagian besar remaja menghabiskan kurang dari dua jam sehari di media sosial, meskipun ini mungkin tidak termasuk waktu yang dihabiskan di platform video. Pengguna berat terbanyak terlihat di Amerika Latin dan Timur Tengah dan Afrika Utara.
Namun demikian, penggunaan media sosial sangat luas di kalangan remaja, dengan sekitar 78 persen secara global aktif dan remaja di AS menghabiskan rata-rata 4,8 jam sehari di platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.




