AndroidCybersecurityTeknologi

Peneliti Temukan Kerentanan Chip MediaTek yang Bisa Berdampak pada Jutaan Ponsel Android

Apakah ponsel Android Anda aman dari ancaman luar? Penelitian terbaru mengungkapkan kerentanan baru pada chip MediaTek yang berpotensi memengaruhi jutaan ponsel Android. Dalam hitungan detik, aktor jahat dapat memanfaatkan celah ini untuk mendapatkan akses ke data pengguna yang seharusnya dilindungi. Tak hanya mengancam integritas informasi pribadi, kerentanan ini juga menimbulkan pertanyaan serius tentang keamanan chip yang kita andalkan.

Kerentanan Chip MediaTek Terbuka Meski Ponsel Android Telah Dimatikan

Dalam sebuah postingan, Charles Guillemet, Chief Technology Officer (CTO) Ledger, mengungkap bahwa divisi peneliti keamanan perusahaan tersebut, telah menemukan sebuah kerentanan yang dapat mempengaruhi jutaan smartphone Android yang menggunakan chipset MediaTek. Masalah ini tampaknya berakar dari Trustonic TEE, sebuah lingkungan eksekusi kode yang digunakan oleh chipset seri Dimensity dan Helio dari MediaTek untuk melindungi data sensitif pada perangkat Android.

Selanjutnya, grup tersebut menguji kerentanan ini pada CMF Phone 1, yang dilengkapi dengan chipset MediaTek Dimensity 7300. Menurut laporan, grup ini berhasil merusak keamanan smartphone dan mengakses informasi dalam waktu 45 detik setelah ponsel tersebut dihubungkan ke komputer. Namun, patut diingat bahwa setiap smartphone Android dengan chipset MediaTek yang terpengaruh bisa terdampak oleh cacat ini.

Para peneliti bisa memanfaatkan kerentanan ini untuk mendapatkan akses ke PIN keamanan smartphone Android yang ditenagai chipset MediaTek. Mereka juga bisa mengakses penyimpanan terdekripsi ponsel serta mengekstrak frasa seed dari “dompet perangkat lunak paling populer”, yang merupakan kata sandi 12 hingga 24 kata yang digunakan untuk verifikasi cryptocurrency dan pemulihan akun.

Di sisi lain, Guillemet mengklaim bahwa para peneliti keamanan bahkan tidak perlu menyalakan ponsel untuk mendapatkan data sensitif tersebut. Oleh karena kerentanan ini dapat membuka “jutaan ponsel Android” terhadap risiko keamanan, aktor jahat bisa berpotensi mendapatkan akses ke dompet cryptocurrency pengguna dan melakukan transaksi tanpa sepengetahuan korban.

Namun demikian, pada saat artikel ini diterbitkan, produsen asli perangkat belum mengakui secara publik kerentanan ini. MediaTek memberi tahu bahwa mereka telah mengeluarkan perbaikan untuk kerentanan ini kepada produsen perangkat sejak Januari, tetapi saat ini masih belum diketahui apakah produsen smartphone telah memperbaiki masalah ini untuk semua perangkat yang terpengaruh.

Related Articles

Back to top button