Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Wilayah Indonesia

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk semakin memperkuat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam konteks operasional perusahaan. Inisiatif ini dilakukan dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional, yang menjadi momentum untuk menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan di seluruh Indonesia.
Program pemberdayaan perempuan yang dilaksanakan oleh Pertamina Patra Niaga menjangkau 49 lokasi di seluruh Indonesia, di mana sebanyak 695 perempuan telah menerima pendampingan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi dan sosial mereka. Melalui program ini, perempuan diberikan kesempatan untuk belajar, membangun kepercayaan diri, serta didorong untuk berperan lebih aktif baik dalam keluarga maupun di masyarakat.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun, menyatakan bahwa peringatan Hari Perempuan Internasional mengingatkan kita akan betapa pentingnya peran perempuan dalam pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami meyakini bahwa dengan memberikan akses kepada perempuan untuk mendapatkan ruang belajar, peluang usaha, serta penguatan kapasitas, dampaknya akan langsung terlihat pada ketahanan ekonomi keluarga dan komunitas secara keseluruhan,” kata Roberth dalam keterangannya, pada hari Sabtu, 7 Maret 2026.
Salah satu contoh konkret dari program pemberdayaan ini adalah yang dilaksanakan di Integrated Terminal Makassar melalui inisiatif PUANMAKARI (Perempuan Mandiri, Anak Percaya Diri). Program ini dimulai sebagai tempat perlindungan bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kemudian berkembang menjadi pusat pemberdayaan berkelanjutan bagi perempuan dan anak-anak.
PUANMAKARI menjadi program unggulan di wilayah Sulawesi dan berhasil meraih penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selama dua tahun berturut-turut, yaitu 2023 dan 2024. Sebanyak 103 perempuan dan 230 anak telah mendapatkan pendampingan melalui program ini. Selain itu, shelter dan kurikulum pemberdayaan telah berhasil dibentuk, di mana 36 perempuan dan remaja perempuan telah mengembangkan usaha produktif bersama.
Dari sisi ekonomi, Sekolah Anak Percaya Diri mencatat peningkatan pendapatan sebesar Rp 51.984.000, sementara Kelompok Srikandi berhasil menghasilkan pendapatan senilai Rp 86.640.000 dari kegiatan produktif yang mereka jalankan. Dampak positif dari program ini juga dirasakan oleh orang tua, seperti yang diungkapkan oleh Wahida Rahman, orang tua salah satu murid di Sekolah Anak Percaya Diri.
“Anak saya dulunya adalah pribadi yang pendiam dan tertutup. Kini, ia lebih kreatif dan lebih sopan kepada orang tua. Saya berharap program ini dapat terus berlanjut dengan kualitas pembelajaran yang semakin baik,” ungkap Wahida.
Di lokasi lain, Pertamina Patra Niaga melalui Refinery Unit V Balikpapan juga melaksanakan program RAWABENING (Rain Water Harvesting and Urban Farming). Program ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui kegiatan pertanian perkotaan dengan memanfaatkan air hujan sebagai sumber untuk sistem hidroponik. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi perempuan di komunitas tersebut.
Dengan berbagai program yang dijalankan, Pertamina Patra Niaga menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya sekadar inisiatif sosial, melainkan investasi dalam masa depan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat. Melalui peningkatan kapasitas dan pemberian akses yang lebih luas, perempuan diharapkan mampu berkontribusi lebih signifikan dalam pembangunan ekonomi dan sosial di daerah mereka masing-masing.
Dengan model pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga tidak hanya mendukung perempuan untuk mandiri secara finansial, tetapi juga membantu mereka untuk mengubah pola pikir dan sikap di masyarakat. Ketika perempuan diberdayakan, dampak positifnya akan meluas tidak hanya pada individu, tetapi juga pada keluarga dan komunitas secara keseluruhan, menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi semua.
Inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan dapat berperan aktif dalam memajukan pemberdayaan perempuan, serta memperkuat komitmen terhadap tanggung jawab sosial. Dengan melibatkan perempuan dalam proses pengambilan keputusan dan memberikan mereka alat yang diperlukan untuk sukses, Pertamina Patra Niaga berkontribusi pada penciptaan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya saing.
Melalui program-program inovatif ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk mengambil langkah berani dalam mengembangkan potensi mereka. Hal ini sejalan dengan tujuan besar untuk menciptakan kesejahteraan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.




