Serangan AS-Israel terhadap Iran Memicu Ancaman Perang Dunia III?

Amerika Serikat dan Israel baru-baru ini melakukan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk ibu kota Teheran, pada tanggal 28 Februari waktu setempat. Aksi ini, yang disebut sebagai operasi militer besar oleh Presiden AS, Donald Trump, menandai eskalasi ketegangan yang signifikan di kawasan tersebut.
Serangan ini terjadi di tengah negosiasi yang berlangsung antara AS dan Iran mengenai program nuklir dan pengembangan rudal balistik Teheran. Situasi ini semakin rumit setelah berbulan-bulan ancaman dari Trump dan setelah perang singkat selama 12 hari antara AS, Israel, dan Iran.
Dengan diluncurkannya serangan ini, pertanyaan yang muncul adalah apakah ini dapat memicu Perang Dunia III. Mengacu pada laporan dari The Economic Times, para ahli memperingatkan bahwa konflik ini memiliki potensi untuk meluas, meskipun belum ada indikasi yang jelas bahwa kita sudah berada di ambang Perang Dunia Ketiga.
Balasan dari Iran tidak lama datang, dengan peluncuran rudal ke pangkalan-pangkalan AS dan negara-negara sekutunya di Timur Tengah. Beberapa negara di wilayah tersebut bahkan mengeluarkan peringatan tentang potensi serangan rudal dan menutup wilayah udara mereka sebagai langkah pencegahan.
Hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa kita berada di ambang Perang Dunia Ketiga. Namun, kekhawatiran mulai menyebar secara global, dengan banyak pihak berpendapat bahwa konflik regional ini bisa melebar jika lebih banyak negara besar terlibat.
Para analis memperingatkan bahwa agresi terhadap negara berdaulat, keterlibatan berbagai angkatan bersenjata, dan meningkatnya ketegangan dapat menarik perhatian negara-negara lain untuk terlibat dalam konflik ini.
Banyak diplomat mendesak agar upaya diplomasi segera diutamakan untuk mencegah eskalasi yang lebih besar dan untuk menghindari dampak global yang lebih luas.
Dalam langkah selanjutnya, pejabat AS mengungkapkan bahwa Amerika Serikat berencana untuk melanjutkan serangan secara menyeluruh dari udara dan laut terhadap Iran. Menurut pejabat tersebut, tujuan dari serangan gabungan ini adalah untuk melemahkan kekuatan keamanan Iran dan serangan ini masih dibatasi pada target-target yang berada di dalam wilayah Iran. Ia juga menegaskan bahwa Angkatan Udara AS terlibat dalam operasi ini dan berkoordinasi secara langsung dengan militer Israel dalam pelaksanaannya.


