NASA Sukses Uji Coba Sayap Aliran Laminar Pengurang Hambatan di Udara

Pernahkah Anda membayangkan bagaimana jika pesawat terbang dapat melaju lebih cepat namun dengan hambatan udara yang lebih sedikit? Inilah yang sedang dikejar oleh NASA dengan sukses menguji coba model sayap baru yang dirancang untuk mendukung aliran laminar, atau yang lebih dikenal dengan Laminar-Flow Wing. Dengan peningkatan efisiensi ini, kita mungkin sedang menyaksikan awal dari revolusi dalam industri penerbangan.
Desain Sayap Aliran Laminar Berhasil Diverifikasi Melalui Uji Terbang
Pada sebuah uji coba di darat yang diselenggarakan tanggal 12 Januari, model sayap CATNLF berhasil mencapai kecepatan sekitar 144 mph, menunjukkan kesiapannya untuk terbang. Pada tanggal 29 Januari 2026, pesawat F-15B membawa sayap CATNLF yang memiliki panjang 40 inci (sekitar 3 kaki) di Pusat Penelitian Penerbangan Armstrong milik NASA. Penerbangan selama 75 menit tersebut memungkinkan para pilot untuk melakukan manuver belok dan penanjakan ringan untuk memastikan bahwa sayap baru tersebut tidak mengganggu manuver pesawat. Michelle Banchy, peneliti utama untuk CATNLF, menyatakan bahwa rasanya “luar biasa melihat CATNLF bisa terbang” setelah semua persiapan yang telah dilakukan. NASA mencatat bahwa ini adalah salah satu dari hingga 15 penerbangan yang direncanakan dalam program tersebut.
Riset dan Keuntungan dari Inovasi Sayap Aliran Laminar: Langkah Maju NASA dalam Mengurangi Hambatan Udara
Selanjutnya, aliran udara yang halus di atas sayap, yang dikenal sebagai aliran laminar, berfungsi untuk mengurangi hambatan dan menghemat bahan bakar. Pada tahun 2014 dan 2017, proyek riset NASA mengungkapkan bahwa ketika fitur CATNLF diintegrasikan ke dalam sayap pesawat komersial besar, dapat menghemat penggunaan bahan bakar hingga 10 persen. Pengujian di Langley telah menunjukkan bahwa desain ini mampu mempertahankan aliran laminar pada sayap yang miring, dan konsep CATNLF ini diciptakan oleh peneliti aeronautika NASA. Menurut Mike Frederick, yang memimpin penelitian di NASA, peningkatan efisiensi yang terbilang moderat saja dapat berdampak besar bagi industri penerbangan dalam hal penghematan biaya. Penerbangan ini merupakan langkah sukses dalam menerapkan teknologi sayap aliran laminar ke penerbangan lainnya.




