MediaTek Unjuk Gigi dengan Kacamata AI di MWC 2026 dan Peragaan Peringatan Satelit Darurat Bersama Starlink

Apakah Anda pernah membayangkan bagaimana rasanya memakai kacamata yang dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI)? Itulah yang baru saja diperkenalkan oleh MediaTek di Mobile World Congress (MWC) 2026. Selain menunjukkan fungsi AI Glasses yang berfokus pada privasi, perusahaan asal Taiwan ini juga berkolaborasi dengan Starlink Mobile untuk membawa teknologi peringatan darurat melalui komunikasi satelit ke jutaan penggunanya.
Pesan Peringatan Darurat Melalui CMAS, ETWS dan WEA: Teknologi Terkini dari MediaTek dan Kacamata AI
Dalam kerjasama dengan Starlink, MediaTek telah menunjukkan dukungan terhadap pesan peringatan darurat melalui komunikasi satelit pada Mobile World Congress 2026. Fitur ini telah ditampilkan melalui perangkat yang dilengkapi dengan modem MediaTek M90, yang juga telah diperkenalkan pada MWC tahun sebelumnya, dan mendukung koneksi Sub-6GHz. Fitur ini dirancang untuk tetap memungkinkan konektivitas meskipun pengguna tidak berada dalam jangkauan menara penyedia layanan telekomunikasi.
Menurut produsen chip tersebut, pengguna smartphone yang dilengkapi dengan chip MediaTek yang kompatibel dapat menerima tiga jenis peringatan dari tiga sistem berbeda: Kerangka Kerja Peringatan Darurat Nirkabel (WEA), Sistem Peringatan Seluler Komersial (CMAS) dan Sistem Peringatan Gempa Bumi dan Tsunami (ETWS).
Selanjutnya, MediaTek juga memperkenalkan “Kacamata AI dengan privasi utama” pada MWC 2026. Dikenal dengan nama ‘Omni Glasses’, perangkat wearable ini bekerja dengan chipset smartphone Dimensity 9500 MediaTek dan menawarkan dukungan untuk beberapa fitur yang dapat berfungsi tanpa konektivitas jaringan. Perangkat ini juga menawarkan pemahaman situasional secara real-time, dengan mengandalkan chip mobile unggulan perusahaan. Sampai saat ini, masih belum jelas apakah perusahaan berencana untuk merilis versi konsumen dari kacamata AI ini.
Di sisi lain, MediaTek juga menunjukkan kemampuan zoom baru untuk smartphone, yang bergantung pada pembelajaran mesin dan prosesor sinyal gambar (ISP) pada prosesor mobile perusahaan. Perusahaan ini mengklaim bahwa fitur “zoom ekstrem” ini dapat bersaing dengan peralatan siaran profesional, dengan dukungan untuk jepretan jarak jauh. MediaTek menunjukkan kemampuan ini di stan mereka, selama acara MWC 2026 yang sedang berlangsung dan berakhir pada hari Kamis.




