Ketegangan baru muncul di tengah kontroversi yang melibatkan Inara Rusli. Kali ini, perhatian tertuju pada Yudi Pratama, seorang pria yang mengaku sebagai teman akrab Inara. Ia membagikan tangkapan layar pesan ancaman yang diterimanya melalui aplikasi WhatsApp, yang semakin memperkeruh suasana.
Dalam pesan yang diterima, pengirim yang terdaftar dengan nama ‘bang’ memberikan peringatan yang bernada hukum. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai situasi ini.
“Besok aku akan membuat laporan polisi untukmu, kawan,” tulis seseorang yang dikenal dengan panggilan ‘bang’, seperti yang dilaporkan pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Pesan tersebut tidak hanya berhenti di situ; pesan selanjutnya tampak jauh lebih kasar dan bersifat personal. Pengirim bahkan menyertakan kata-kata kasar yang menyinggung permasalahan rumah tangga yang sedang dialami.
“E monyet, apa urusanmu yang sok tahu ini bisa memperkeruh rumah tanggaku,” demikian isi pesan tersebut.
Merasa bahwa dirinya diserang, Yudi tidak tinggal diam. Ia membalas dengan merujuk pada beberapa pasal dalam hukum yang berkaitan dengan ancaman dan perundungan digital.
“Ancaman kekerasan diatur dalam KUHP (Pasal 336, 368) dan UU ITE (Pasal 29 UU 1/2024), yang dapat mengakibatkan hukuman penjara hingga sembilan tahun (pemerasan) atau empat tahun (UU ITE). Tindakan ini mencakup ancaman fisik atau psikologis, pemerasan, dan perundungan digital yang menimbulkan rasa takut atau kerugian,” demikian ungkap Yudi dalam postingannya.
Kasus ini segera menjadi bahan perbincangan hangat setelah diunggah kembali oleh akun Instagram gosip_danu. Di kolom komentar, muncul berbagai spekulasi. Beberapa warganet bahkan menduga pengirim pesan tersebut adalah Insanul Fahmi.
“Hah, ini si Insan?” tulis salah seorang warganet.
Tak sedikit pula yang mengkritik cara komunikasi yang kasar dalam pesan tersebut dan menyatakan simpati kepada Yudi.
“Waduh, kasar sekali mulutnya. Nggak kebayang dia mengancam istrinya seperti ini di chat, astaghfirullah,” tulis warganet lainnya.
Sebelumnya, Yudi sempat menarik perhatian publik setelah tampil di program televisi Pagi Pagi Ambyar. Dalam acara tersebut, ia mengungkapkan keraguannya mengenai klaim pernikahan siri antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi.
“Pada tanggal itu, (7 Agustus 2025) aku berada bersama saudara IR (Inara Rusli) dan asisten pribadi (asprinya), saudara V,” jelas Yudi Pratama mengenai posisinya saat itu.
“Dan memang tidak ada, aku meragukan pernikahan itu terjadi, karena mereka mengklaim telah menikah siri pada tanggal tersebut,” tambahnya.

