GADGET & ELEKTRONIKKecerdasan Buatan (AI)Kesehatan & Fitness

Ultrahuman Ring Pro Diluncurkan Dengan Daya Tahan Baterai 15 Hari, Jade Biointelligence AI: Harga, Fitur

Apakah Anda siap untuk merasakan revolusi dalam dunia wearable tech? Ultrahuman Ring Pro baru saja diluncurkan, menandai generasi ketiga dari cincin pintar ini yang menghadirkan peningkatan signifikan dalam daya tahan baterai, kemampuan pemrosesan, dan durabilitas. Ditambah dengan Jade, AI biointelligence yang mampu menginterpretasikan metrik kesehatan secara real time, Ultrahuman Ring Pro siap untuk mengubah cara Anda memahami dan mengelola kesehatan Anda.

Harga dan Ketersediaan Ultrahuman Ring Pro: Informasi Penting yang Harus Anda Simak

Ultrahuman Ring Pro dijual dengan harga $479 atau sekitar Rp 43,609,000. Cincin pintar ini hadir dalam empat pilihan warna, yakni Bionic Gold, Space Silver, Aster Black, dan Raw Titanium dan tersedia dalam ukuran mulai dari 5 hingga 14.

Selanjutnya, Ultrahuman Ring Pro dapat dipesan secara global, kecuali di Amerika Serikat, dengan pengiriman yang dijadwalkan mulai Maret. Perusahaan menyatakan bahwa pre-order internasional untuk cincin pintar ini akan diproses berdasarkan prinsip siapa cepat dia dapat. Pelanggan juga dapat menukarkan Ultrahuman Ring Air mereka atau cincin pintar lainnya yang memenuhi syarat untuk mendapatkan diskon hingga $115 atau sekitar Rp 10,470,000.

Keunggulan dan Detil Teknis Ultrahuman Ring Pro

Ultrahuman Ring Pro mengandalkan konstruksi unibody titanium yang menjamin kekuatan dan ketahanannya. Cincin pintar ini dilengkapi dengan struktur sensor detak jantung yang telah didesain ulang, yang diklaim mampu meningkatkan kualitas sinyal saat melacak tidur dan pemulihan pengguna. Berdasarkan informasi dari Ultrahuman, prosesor dual-core yang telah ditingkatkan memungkinkan pemrosesan data yang lebih cepat dan akurasi pengukuran yang lebih baik melalui pembelajaran mesin di dalam chip.

Di sisi lain, Ultrahuman Ring Pro diklaim mampu bertahan hingga 15 hari dengan sekali pengisian, yang bisa dibilang tiga hingga empat kali lebih lama dari cincin pintar pesaing. Fungsionalitas memori onboard yang ditingkatkan dapat menyimpan data kesehatan hingga 250 hari, memastikan kelancaran data meski cincin tidak disinkronkan secara rutin.

Namun demikian, Ultrahuman juga memperkenalkan Teknologi ProRelease, yang memungkinkan cincin dipotong dengan lebih mudah jika terjadi pembengkakan atau cedera jari. Case pengisi daya Pro yang disertakan diklaim mampu memberikan daya hingga 45 hari dan mendukung pengisian daya nirkabel Qi. Case ini menggunakan Teknologi Pengisian UltraSnap untuk penyejajaran magnetik dan pengisian daya yang efisien dengan generasi panas yang berkurang.

Case tersebut juga dilengkapi dengan dukungan ‘Find My Case’ dengan speaker terintegrasi, indikator baterai LED, umpan balik haptik, dan pembaruan firmware yang dipercepat melalui konektivitas langsung.

Biointelligence AI Ultrahuman Ring Pro: Kemajuan Real-Time dalam Teknologi Wearable

Menurut Ultrahuman, Jade dirancang untuk menghasilkan wawasan yang real-time dan dapat diaplikasikan, hal ini membedakannya dari integrasi AI konvensional yang terutama menganalisis data historis. Jade dapat memulai sesi pernapasan, memicu deteksi AFib, dan menampilkan tren kesehatan jangka panjang. Sistem ini diklaim dapat mengintegrasikan data dari Ultrahuman Ring, lebih dari 120 biomarker Blood Vision, monitor glukosa kontinu M1 (CGM), dan input lingkungan dari Ultrahuman Home.

Jade dikabarkan memiliki dua mode — Standar dan Penelitian Mendalam — dengan yang terakhir memungkinkan analisis tingkat ekosistem yang lebih luas. Ultrahuman mengatakan data pengguna diproses dalam sistem yang aman, sejalan dengan standar perlindungan data yang berlaku.

Bagian berikutnya, Jade diluncurkan sebagai peningkatan platform untuk semua pengguna Ultrahuman di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat.

Pengalaman Kesehatan Mikro yang Dikustomisasi Melalui PowerPlugs

Bersamaan dengan peluncuran cincin pintar dan Jade, Ultrahuman juga menyoroti ekosistem PowerPlugs yang terus berkembang. PowerPlugs disebut sebagai platform untuk pengalaman mikro yang dipersonalisasi, yang dibangun di atas tumpukan data kesehatan mereka. Menurut Ultrahuman, PowerPlugs dirancang untuk menyesuaikan wawasan dan alat pelacakan dengan tujuan kesehatan spesifik.

Sebagai contoh, Pendeteksi AFib memonitor ritme jantung setiap malam, Jendela Kafein menentukan waktu yang optimal untuk minum kopi dan batas maksimal yang dipersonalisasi, serta analisis Kesehatan Pernapasan yang melacak tren mendengkur dan pernapasan selama tidur.

Fitur ini juga mendukung pelacakan GLP-1, wawasan migrain berdasarkan teknologi terapeutik digital yang disetujui oleh FDA milik Click Therapeutics, dan lainnya. Ada juga pelacakan Vitamin D, adaptasi Kerja Shift, Wawasan Kehamilan, pelacakan Orang Tua Baru, Penyelarasan Sirkadian, dan pemantauan Jetlag Sosial.

Related Articles

Back to top button